Pentingnya Visi Dalam Belajar Di kampus


Setiap orang yang kuliah saya yakin selalu berharap dan berdoa supaya  bisa lulus tepat waktu dengan hasil yang baik. Namun harapan itu tidak selamanya bisa mudah untuk diwujudkan. Hal ini biasa terjadi, karena sebagian mahasiswa hanya berharap dan berdoa, tapi ikhtiarnya tidak ada, itu sama juga bohong. Karena buah dari doa akan bisa di petik, jika seseorang sudah melakukan ikhtiar untuk mewujudkan itu semua.

Untuk mewujudkan harapan tersebut maka mahasiswa harus mempunyai sebuah visi yang jelas dalam kuliah. Jangan sampai kuliah itu hanya sebagai rutinitas atau hanya untuk eksistensi saja. Perlu diketahui bahwa penumuan-penumuan besar, bisa terwujud awalnya hanya dari sebuah visi, yang mungkin awalnya menjadi bahan tertawaan orang lain. Visi adalah sebuah manifestasi yang besar dari kecerdasan intelektual. Visi merupakan gambaran tentang masa depan yang realistik dan dapat diwujudkan dalam kurun waktu tertentu. Seseorang yang tidak memilki visi dalam hidupnya, berarti ia belum memahami kekuatan intelektual yang ada pada dirinya.

Kita pasti sering melihat, jika pergi kesuatu lembaga, entah itu negeri atau swasta, terpampang visi dari lembaga tersebut. Visi itulah yang menjadikan lembaga terkait tetap berusaha secara maksimal untuk mewujudkan visi tersebut. Visi adalah  hal yang saling terkait dengan misi, untuk mewujudkan sebuah harapan dan impian. Tanpa visi maka misi tidak mungkin ada, tanpa misi, visi yang sudah  dibangun, juga hanya akan menjadi hiasan dinding atau hanya menjadi angan-angan saja.

Tugas pertama yang harus dilkukan oleh setiap mahasiswa yang kuliah adalah memiliki visi yang jelas. Ini adalah tugas yang tidak mudah, karena diperlukan sebuah konsekuensi dan komitmen yang tinggi dalam diri mahasiswa. Visi adalah pelabuhan yang akan di jadikan tujuan berlabuh bagi nahkoda yang sedang berlayar. Coba kita bayangkan apa jadinya, jika nahkoda tidak memiliki tujuan yang jelas dalam berlayar. Maka yang terjadi kapalnya akan terkatung-katung ditengah samudra yang luas, tanpa tau kemana akan berlabuh.

Mahasiswa adalah aset bangsa, yang menjadi salah satu penopang kemajuan bangsa di  masa yang akan datang. Jadi sangat penting bagi mahasiwa memilki sebuah visi dalam menjalani perkulihan. Bagaimana jika saat ini kita belum mempunyai visi? Kalau memang saat ini mahasiwa belum mempunyai visi, maka segeralah renungkan apa sebenarnya yang menjadi tujuan anda kuliah.  Jangan sampai kuliah hanya anda jadikan sebagai tempat bermain atau nongkrong, atau hanya untuk sekedar pingin eksis, dengan menjadi mahasiwa.

Saya sering kali melihat mahasiswa yang datang selalu telat, tugas tidak pernah mengerjakan, terlalu sibuk dengan urusan organisasi dan melupakan kuliah. Awalnya saya berfikir apakah mereka tidak eman-eman (bahasa jawa), apakah mereka tidak pernah memikirkan bagaiamana perjuangan orang tua untuk kuliah mereka, apakah mereka tidak pernah befikir bahwa di luar sana banyak anak-anak bangsa yang ingin sekali kuliah, tapi tidak bisa terwujud. Kalau mereka punya kesempatan kuliah, kenapa malah tidak serius dan hanya main-main saja. Dulu saya sering merasa tidak adil dengan keadaan seperti ini, kenapa banyak dari anak orang yang mampu, yang bisa kuliah tapi mereka seakan-akan tidak perduli, tapi kenapa saya dan temana-teman saya, untuk kuliah saja harus berjuang mati-matian. Lama-kelamaan anggapan tersebut hilang, karena saya bisa membuktikan bahwa suskes dalam kuliah itu bukan masalah dia anak orang kaya atau orang miskin, karena saya sering menyaksikan orang yang ekonominy biasa saja, juga seenaknya sendiri dalam kuliah, demikian sebaliknya banyak anak kaya yang sukses dalam kuliah.

Dari pernyataan tersebut saya mengambil sebuah kesimpulan bahwa sukses dalam kulaih tergantung bagaimana diri kita menjalani perkuliahan bukan masalah materi atau apapun. Kekuatan dari visi inilah salah satu aspek penting dalam menjalani perkuliahan. Memperjelas visi, akan mengarahkan mahasiswa untuk lebih produkti dan aktif dalam perkuliahan, selain itu ia juga akan memahami kendala-kendala yang mungkin akan timbul saat ia kuliah. Dengan begini mahasiwa bisa mengantisipasi secara dini faktor-faktor yang mungkin menjadi penghambat dalam kuliah.

Perlu saya mengingatkan kepada para mahasiswa bahwa di luar sana, orang tua dan sebagian masyarakat  menganggap bahwa mahasiswa itu adalah hebat. Tapi lama-lama anggapan itu ternyata mulai memudar, karena banyak mahasiswa yang tidak bisa menempatkan dirinya secara baik dimasyarakat, mereka tidak bisa menunjukkan bahwa ada sebuah perbedaan cara berfikir dan bersikap antara mahasiwa dengan orang biasa yang tidak kuliah. Apakah itu semua, salah mereka? Ini adalah pertanyaan yang dulu sering muncul dalam diri saya. Setelah saya melakukan observasi, maka saya menemukan sebuah jawaban dari apa yang saya tanyakan. Tidak semuanya salah mahasiwa, lingkunganlah yang sebagian besar membentuk dari karakter-karakter mahasiswa yang seperti ini.

Hanya dengan sebuah visi yang kuat mahasiswa bisa terhindar dari pergaulan yang salah, pergaulan yang tidak mampu memotivasi kearah yang lebih baik. Namun juga perlu diiingat dalam merumusakan visi dalam kuliah harus memperhatikan kepentingan orang lain, jangan semata-mata untuk kepentingan diri sendiri.

Terus bagaimana merumuskan sebuah visi pribadi dalam kuliah?

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk merumusakan sebuah visi:

Visi harus mampu memberikan motivasi kepada diri sendiri

Di awal sudah di jelaskan bahwa visi adalah gambaran tentang masa depan. Maka buatlah gambaran masa depan anda secara jelas. Karena kejelasan sebuah visi akan mendorong kita untuk mewujudkannya. Seseorang juga akan lebih mudah memahami kendala-kendala yang mungkin muncul dalam mewujudkan visi tersebut. Jika Visi tidak jelas, maka seseorang akan sulit mengantisipasi, jika sewaktu-waktu muncul masalah yang menghambat dalam pencapaian tujuan hidup.

Visi harus relevan dengan kenyataan yang ada

Setiap rumusan visi harus relevan dengan kenyataan yang ada. Jika kita seorang mahasiswa pendidikan, maka visinya paling tidak harus mengarahkan pada jurusan atau profsi yang ia tekuni. Sebuah contoh Sugi adalah mahasiswa pendidikan, setiap hari kerjanya kuliah, menulis artikel pendidikan, membaca buku-buku tentang pendidikan, tapi visinya adalah bisa menjadi aktor yang terkenal. Hal demikian tentu tidak relevan dengan kegiatan yang di lakukan sugi dan besar kemungkinan visi tersebut hanya sebuah bualan dan angan-angan belaka. Rumuskanlah visi sesuai dengan kenyataan dan aktifitas anda sehari-hari serta kemampuan yang anda miliki dengan begitu misi tersebut bisa untuk di wujudkan.

Visi harus berorientasi jangka panjang

Anda harus merumuskan orientasi jangkan panjang atas visi yang telah anda buat. Jangan sampai kita hanya berorientasi pada keberhasilan jangkan pendek, karena hal yang demikian adalah sebuah kesuksesan yang semu. Visi harus bisa mengarah jauh kedepan untuk sebuah pross jangkan. Sebuah contoh visi yang relevan bagi mahasiwa adalah “Lulus tepat waktu, berprestasi dan langsung kerja”. Visi tersebut sangat relevan, karena sangat mungkin hal itu diwujudkan oleh mahasiswa. Mungkin anda bertanya-tanya kalau lulus tepat waktu dan berprestasi mungkin masih bisa, tapi kalau langsung kerja apa mungkin, mengingat peluang kerja sekarang kan susah. Justru karena cari kerja itu susah maka harus kita rumuskan dari awal. Jika rumusan itu jelas, maka saya yakin dari masih dibangku kuliah mahasiwa sudah memperbanyak infomasi dan relasi yang bisa mengarahkan pada visi tersebut. Coba kalau visi. itu tidak jelas, maka setelah lulus kita akan kelabakan mencari kerja, karena hal ini tidak pernah kita rumuskan sebelumnya.

 

About these ads

Tentang Binham

Aku hanyalah manusia biasa yang setiap saat bisa saja berbuat salah, dari itulah aku akan selalu berusaha berbenah diri untuk menjadi lebih baik
Tulisan ini dipublikasikan di Kiat Sukses Belajar dan tag , , , . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s