Jabatan profesional dan tantangan guru dalam pembelajaran


Kegiatan guru dalam pembelajaran

Dala pengajaran kita perlu menyiapkan landasan bagi pengambilan putusan secara memuaskan tentang metode pengajaran dan kegiatan belajar yang efektif. Ini perlu untuk menjalin agar sebagian besar siswa dapat menguasai sasaran pengajaran pada tingkat pencapaian yang dapat diterima,dalam jangka waktu yang sesuai.Pola pembelajaran yang efektif ini melibatkan ketiga pola yaitu penyajian di kelas,belajar mandiri,dan interaksi guru dengan siswa.(Hamzah, 2007:42)

Menurut (Hamzah, 2007: 43) Alasan guru tidak sembarangan ketika merancang program pembelajaran yaitu:

  • Dari pengetahuan tentang gaya belajar,kita tahu bahwa baik metode kelompok maupun metode mandiri harus digunakan, sementara siswa lebih senang belajar dalam situasi penajaran yang beraturan dan terpimpin.
  • Kondisi dan asas belajar menyebabkan kita taggap akan perlunya memilih metode yang member peluang untuk peran serta yang aktif dari pihak siswa dalam segala kegiatan belajar.
  • Jika kita siap dengan menggunakan teknologi pengajaran yang baru (computer,tv dll),penekanan biasanya diberikan pada penyajian kelompok atau pada belajar mandiri.Dalam hal ini mengediakan bahan pengajaran yang cukup bagi kelompok kecil harus diperhatikan.
  • Persoalan dalam keefisienan dalam menggunakan waktu guru,waktu siswa,sarana dan peralatan.

Kondisi dan asas untuk belajar yang berhasil

Dikarenakan tugas perancangan pengajaran adalah membantu terjadinya proses belajar,maka kita harus menyadari dan memanfaatkan kondisi dan asas yang telah terbukti mendukung proses belajar tersebut dengan baik.

Cara penerapan setiap kondisi dan asas belajar dalam perencanaan pengajaran:

Persiapan sebelum mengajar

Sebelum menginjak ke materi selanjutnya ,guru sebaiknya sebelum materi disampaikan siswa diberi soal-soal terlebih dahulu untuk mengetahui apakah pelajaran yang kemarin dimengerti.

Sasaran belajar

Sebelum pokok bahasan dilakukan sebaiknya siswa diberi informasi tentang sasaran khusus yang harus dicapai dalam sub-sub bahasan.

Susunan bahan ajar

Bahan ajar yang disajikan kesiswa harus terdiri dari beberpapa bagian yaitu baik sedikitnya tergantung urutan,kerumitan dan kesulitannya.

Perbedaan individu

Setiap siswa mempunyai daya serap dan kecepatan yang bebeda-beda, maka dari itu lebih baik siswa menggunakan bahan ajar yang tepat untuk belajar.

Motivasi

Seseorang belajar harus mempersyaratkan danya motivasi dari dirinya.

Sumber pengajaran

Jika bahan ajar misalnya video dipilih dengan hati-hati dan dipadukan secara bersistem untuk menunjang berbagai kegiatan dan program pengajaran akan terlihat dampak yang berarti dalam prestasi siswa.

Keikutsetaan

Keikutsertaan berarti siswa ikut memberikan respons dalam pikiran mereka atau menunjukkannya melalui kegitan jasmani,yang disisipkan secara strategis selama berlangsungnya penyajian pengajaran atau peragaan.

Balikan

Balikan memperkuat pemahaman dan kinerja yang benar ,memberitahukan kesalahan dan memperbaiki proses belajar yang salah.

Penguatan

Tangapan yang positif cenderung akan timbul berulang-ulang apabila siswa menghadapi suasana yang miri atau sama.

Latihan dan pengulangan

Dengan latihan tertulis,latihan berulan-ulang dalam suasana nyata,atau latihan beruntun untuk maksud menghafal,akan dapat mencapai tahap kelebihan belajar.Latihan menjadi sangat efektif apabila dilakukan dalam jangka waktu tertentu.

Urutan kegiatan belajar

Dalam hal pengajaran harus dilakukan pelatihan dan harus diperagakan langsung atu praktek.

Penerapan

Hal yang penting dalam pembelajaran adalah meningkatkan kemampuan siswa untuk menerapkan ataun memindahkan apa yang telah dipelajari kepada masalah atau situasi baru.

Sikap mengajar

Sikap positif yang diperlihatkan pengajar dan asisten terhadap mata ajar yang disajikan pada siswa dan terhadap metode pengajaran yang digunakan dapat memengaruhi motivasi dan sikap siswa terhadap program pengajaran.

Penyajian didepan kelas

Penyajian ini dapat dilakukan dengan penyajian kelompok,guru dapat berbicara langsung di depan kelas ataupun berlansung tanpa guru dengan cara slide yang diikuti rekaman video dalam kaset.(Hamzah, 2007: 44-47)

About these ads

Tentang Binham

Aku hanyalah manusia biasa yang setiap saat bisa saja berbuat salah, dari itulah aku akan selalu berusaha berbenah diri untuk menjadi lebih baik
Tulisan ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

2 Balasan ke Jabatan profesional dan tantangan guru dalam pembelajaran

  1. Roni Yusron berkata:

    Artikelnya mantap, Pak Guru… :P

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s