KESUKSESAN BISA MENJADI MILIKI SIAPAPUN


Kesuksesan bisa menjadi milik siapapun. Tidak salah rasanya jika ungkapan tersebut menjadikan kita optimis bahwa setiap orang bisa menjadi sukses.

Setiap orang yang hidup di dunia ini selalu mendambakan kesuksesan dan kebahagian hidup. Untuk mencapai hal tersebut, banyak upaya yang sudah lakukan. Upaya-upaya  yang dilakukan beraneka ragam, dari yang rasional maupun yang tidak rasional. Sebagian orang berpandangan bahwa sukses itu adalah mampu mengumpulkan pundi-pundi uang sebanyak-banyaknya, sebagian lagi mengatakan sukses itu jika dia mamiliki gelar akademik yang berjejer di depan atau di belakang  namanya. Memang sulit mendifinisikan sukses jika dipandang dari perspektif diri kita saja, karena tiap individu punya takaran/ukuran kesuksesan sendiri-sendiri.

Dizaman global seperti sekarang ini orientasi hidup sebagian besar orang, lebih tertuju pada kesuksesan yang bersifat material, artinya urusan materi menjadi hal yang selalu diburu dan dikejar hingga terkadang membuat manusia lupa diri karenanya. Jika orientasinya memang seperti itu maka sulit bagi kita untuk mencapai kesuksesan.

Kesuksesan bukanlah suatu keberuntungan, namun kesuksesan lahir dari sebuah usaha keras yang di barengi dengan niat baik untuk melakukan perubahan diri ke arah yang lebih baik. Kesuksesan itu tidak bisa di ukur hanya dengan materi belaka, namun lebih dari itu. Michel Jordan mengatakan untuk meraih sebuah kesuksesan dalam berbagai hal yang sulit, kita harus melewati serangkaian kegagalan. Untuk bisa menemukan kebahagiaan sejati dalam hidup, kita harus mampu mengabaikan kekhawatiran dalam menghadapi sebuah kegagalan.

Sering kali setiap kita mengadapi kegagalan, kita akan merasa takut untuk memulai lagi. Kita selalu berfikir orang lain akan mentertawakan kita jika apa yang kita mulai ternyata menemui kegagalan lagi. Perlu kita tanamkan dalam diri kita bahwa kegagalan bukanlah sebuah tujuan dan akhir dari apa yang kita lakukan, namun Ia hanyalah sebuah pintu yang harus kita lewati untuk bisa sampai ke tempat yang kita inginkan.

Membangun kesuksesan tidak bisa dilakukan dalam jangka yang pendek. Kesuksesan butuh suatu perencanaan yang matang dan tidak bisa dilakukan secara instan. Kesabaran menjadi pondasi utama dalam meraih kesuksesan, tanpa kesabaran yang tinggi maka apa yang kita tanam tidak akan pernah menghasilkan buah, ibarat kita menanam pohon buah, setelah sekian lama pohon itu kita rawat, tapi karena pohon itu belum berbuah, hilang kesabaran kita untuk memanen buah tersebut dan akhinya pohon itu kita tebang, karena kita menganggap pohon itu tidak akan berbuah dan akhirnya kita tidak bisa menikmati bauh dari apa yang sudah kita tanam.

Sebuah perumpamaan lain perlu juga kita renungkan, bahwa hidup itu adalah sebuah pertarungan, dan kesuksesan dalah sebuah kemenangan. Untuk mencapai sebuah kemenganan dalam sebuah peperangan kita harus melewati dulu berbagai macam pertarungan. Ada kalanya kita terlena dengan keadaan semacam ini. Sering kali kita saksikan orang-orang yang berbangga diri secara berlebihan, karena Ia mereasa telah memenangkan sebuah pertarungan. Tapi mereka lupa bahwa memenangkan sebuah pertarungan hanyalah bagaian kecil dalam mencapai sebuah kemenangan dalam sebuah peperangan. Hal ini sejalan dengan pendapat di atas bahwa kesuksesan atau kemenangan tidak bisa diraih secara instan namu harus melalui tahapan dan proses yang panjang.

            Di awal sudah dikatakan bahwa setiap orang memiliki standar masing-masing dalam meraih kesuksesan dengan kata lain kesuksesan itu sulit diukur pada setiap individu/orang. Namun ada satu tolak ukur sama yang pasti dirasakan oleh setiap orang, dimana mereka merasa telah mencapai sebuah kesuksesan,yaitu “Kebahagiaan hati”. Kebahagiaan hati adalah tujuan akhir dari sebuah perjuangan panjang manusia dalam meraih kesuksesan. Jika seseorang sukses namun tidak memperoleh kebahagiaan, itu berarti kesuksesan yang Ia peroleh hanyalah kesuksesan semu.

            Dari itu kita tidak boleh berkecil hati dan memandang rendah diri kita, karena belum bisa seperti orang lain yang bisa membeli rumah yang bagus, mobil mewah, melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, dsb. Janganlah kita sekali-sekali memaksakan diri seperti orang lain, jika kita ingin mencapai kesuksesan sejati. Kesuksesan tetap bisa kita raih dengan jalan melakukan sesuatu hal yang mengantarkan kita mencapai kebahagiaan hati.

Hal pertama yang bisa kita lakukan untuk mencapai sebuah kesuksesan adalah menanamkan sebuah keyakinan dalam diri kita bahwa kita bisa melakukannya. Kita juga harus yakin bahwa Tuhan tidak merubah nasib suatu kaum jika kaum tersebut tidak mau merubah nasibnya sendiri. Setelah keyakinan dalam diri kita tanam secara kokoh, selanjutnya kita mulai merencanakan sebuah perubahan, dan perubahan tersebut harus dimulai dari diri sendiri, dari yang terkecil dan dari saat ini juga (Abdullah Gymnastiar)

 Nama   : Rona Binham, S.Pd

Progdi Bimbingan dan Konseling Universitas Muria Kudus

Kampus : Gondang manis, Bae, Po.BOX 53, Kudus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s