Luangkan Waktumu Untuk Orang Yang Kamu Cintai


Hidup yang penuh dengan kesibukan terkadang membuat seseorang melupakan hal yang peling penting dalama hidupnya yaitu, meluangkan waktunya untuk orang lain, khususnya untuk orang-orang yang kita cintai. Banyak kasus yang ada di kehidupan nyata, bahawa seseorang terkedang kehilangan momen dan kedekatan dengan orang-orang yang di cintai hanya gara-gara mereka tidak pernah meluangkan waktu sedikitpun untuk orang-orang yang mereka cintai. Ketika hal itu dipertanyakan alasannya hanya satu, “apa yang saya lakukan semuanya untuk kalian semua”. Alasan itu memang rasional, tapi apakah hanya karena itu kita menjadi orang egois kepada orang-orang yang kita cintai.

Sebelumnya saya akan berbagi sedikit cerita dengan anda semua, pernah ada seseorang yang dari remaja sampai sekarang ia hanya mengejar keberhasilan usahanya. Sekitar kurang lebih 26 tahun dia jauh dari keluarga, bahkan hampir sedikit sekali waktu yang ia luangkan untuk orang-orang yang ia cintai. Bahkan sampai pada saat buku ini saya tulis, anak dari orang tersebut tidak pernah mengenal dengan benar siapa orang tuanya. Sang anak beranggapan bahwa orang tuanya adalah orang lain, yang bisa meluangkan waktu sedikit ketika dia ada masalah, ataupun hanya butuh curhat, anak ini juga tidak pernah betah di rumahnya sendiri, meskipun rumahnya bagus dan memilki fasilitas yang memadai tapi dia lebih nyaman tinggal di rumah orang lain.

Kesuksesan memang perlu di raih, tapi jika kesuksesan tersebut menjadikan kita menjadi orang lain di keluarga kita, maka sesungguhnya kesuksesan yang sebenarnya belum pernah kita raih. Hal itu dapat kita lihat dari sedikit narasi yang telah di sampaikan di atas.

Setiap orang pasti merasa bangga bila bisa berbagi kesuksesannya kepada orang lain, khsusunya kepada orang yang di cintai, tapi perlu di ingat apa yang kita berikan tidak harus selalu dalam bentuk materi. Ada hal lain yang tak kalah penting yaitu bagaimana kita meluangkan waktu kita untuk orang yang kita cintai.

Banyak bukti bahwa kenakalan remaja sering terjadi hanya kerana mereka kurang mendapatkan perhatian dari orang tua, banyak suami istri bertengkar hanya karena suami atau istri tidak ada waktu untuk keluarga, banyak pasangan muda-mudi putus hanya karena masing-masing dari mereka sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri.

Satu hal lagi yang patut kita renungkan bagaiamana perasaan kita jika orang lain atau orang yang kita cintai, yang jauh berada rela menyempatkan waktu hanya untuk menghadiri acara yang yang telah kita buat? Terus bagaiaman rasanya jika orang-orang yang kita harapkan hadir dalam acaraa kita ternnyata tidak hadir? Coba renungkan hal tersebut, jika kitasudah tahu jawabannya, tentunya mulai detik ini kita akan berusaha meluangkan sedikit waktu untuk orang yang kita cintai, meskipun hanya untuk makan bersama atau hanya untuk sekedar ngumpul dengan orang-orang yang kita cintai walau mungkin sepekan sekali.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s