Tahapan Penting Dalam Proses Belajar


Tahap ini adalah inti dari kegiatan belajar dimana siswa melakukan proses belajar setelah ia memperisiapkan dan memahami tahapan awal sebelum masuk dalam tahap ini. Di tahap ini siswa harus mengatur caranya dalam belajar, setelah seseorang memahami gaya belajarnya maka seseorang harus menyesuikan cara belajarnya sesuai dengan gaya belajarnya tersebut. Dalam tahap ini ada beberapa hal tang hasrus diperhatikan.

1.      Mengatur ruang belajar

Pertama-tama sebelum belajar dimulai maka siswa perlu mempersiapkan ruangan dan tempat untuk belajar. Buatlah tempat belajar menjadi senyaman mungkin, dengan pencahacayaan yang sesuai, sehingga tidak mengganggu penglihatan. Apakah belajar harus punya ruangan khusus? Tidak harus ada ruangan khusus dalam belajar, karena tidak semua orang punya ruangan khusus dalam belajar. Ruang belajar bisa dimana saja, yang penting kita merasa nyaman dan tidak mendapat gangguna dari luar.

2.      Membaca atau latihan soal

Setelah kita mengatur ruangan maka mulailah belajar. Kita harus memahami materi dan tujuan dari apa yang akan kita pelajari. Ada kalanya materi tersebut harus kita baca ada kalanya juga materi tersebut harus kita raktikkan dengan latihan. Membaca buku pelajaran tidak bisa di samakan dengan buku cerita atau fiktif, karena disini ada sesuatu harus kita kuasai, jadi bacalah sesuai dengan kebutuhan. Bacalah dulu secara lepas, setelah itu baru kita ulangi secara lebh terperinci, dengan menekankan pada poin-poin yang penting.

3.      Melakukan tehnik mencatat

Apa yang dimaksud dengan mencatat bebas? Mungkin istilah ini asing bagi sebagain besar siswa. Setiap hari kita bisa saja mencatat, tapi biasanya itu adalah tugas dari guru dan itupun sama persis dengan apa yang ditulis guru di papan tulis. Hal itu tentunya berbeda dengan tehnik mencatat bebas, teknik mencatat bebas adalah teknik mencatat yang dilakukan siswa itu sendiri, setelah mempelajari bahan materi, biasanya catatan itu tidak harus sama dengan buku, tapi intinya sama dengan buku. Hal ini dilakukan untuk lebih memudahkan siswa dalam mengkaji pesan dari apa yang telah dipelajari dengan bahasanya sendiri, dengan begini diharapakan siswa akan lebih paham dengan apa yang telah dipelajari dengan bahasanya sendiri.

4.      Jeda/break

Dalam belajar kita tidak boleh memaksakan diri, jikalau dalam belajar sudah timbul kejejuhan maka tidak ada salahnya jika kita break sebentar, meskipun hanya sekedar minum kpoi manis atau mendengarkan music. Break ini bisa dilakukan sesuai selera yang penting bisa melepas ketegangan yang dirasakanan dalam belajar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s