MENJADI REMAJA MODERN


PENGERTIAN MODERN

Istilah atau kata modern berasal dari kata latin yang berarti “sekarang ini”. Dalam pemakaiannya kata modern mengalami perkembangan, sehingga berubah menjadi sebuah istilah. Kalau sebuah kata hanya mengandung makna yang relatif sempit, sedangkan sebuah istilah akan mengandung makna yang relatif lebih luas. Modern sebagai sebuah istilah dalam  masyarakat kita sudah mulai familiar, walaupun masih banyak yang verbalisme.

Istilah modern ini terutama ditujukan untuk perubahan peradaban, yakni dari peradaban yang bersifat telah lama menjadi peradaban yang bersifat baru. Kapan perubahan itu mulai terjadi, agak sulit juga melacaknya. Hanya saja ada orang yang mengira, misalnya ada orang mengatakan pada zaman Renaissance gejala perubahan itu sudah kelihatan. Ada juga yang mengatakan perubahan yang drastis terjadi pada masa revolusi industri, diteruskan dengan revolusi kebudayaan. Pada negara tertentu ditandai oleh terjadinya perubahan politik yang sangat mendasar, misalnya di Uni Soviet (sekarang Rusia) apa yang disebut dengan Peresteroika dan Glasnot. Di dunia Islam, perubahan dan pembaruan terjadi setiap lahirnya seorang Nabi dan Rasul.

CIRI-CIRI MANUSIA MODERN

  1. Manusia modern memiliki kesediaan untuk menerima pengalaman-pengalaman yang baru dan keterbukaan terhadap inovasi. Dalam hal ini penekanannya adalah pada alam fikiran (state of mind), kesiagaan dan kesediaan bathin menerima sesuatu yang baru dalam kehidupan. Tidak ditekankan pada teknik atau ketermpilan tertentu, misalnya walaupun seorang petani tetap menggunakan bajak dalam mengolah tanah pertanian, akan tetapi dia menyadari dan mau menerapkan apa yang disebut dengan istilah  Panca Usaha Tani
  2. Manusia yang memiliki sikap modern mampu meambuat opini dan mengutarakannya pada orang lain dengan penuh rasa tanggung jawab. Opini meliputi semua kejadian di lingkungan kehidupannya. Tetapi ia juga dapat menerima dan menghargai pendapat orang lain. Yang lebih penting lagi adalah mampu menganalisis berbagai pemikiran yang mungkin bermanfaat untuk kepentingan bersama.
  3. Orang modern sangat menghargai waktu. Waktu yang telah berlalu disadari dan diyakini  tidak dapat diulang kembali. Oleh karena itu dia berorientasi untuk masa yang akan datang. Dia menyusun jadwal yang harus dipatuhi, dengan itu dia sangat disiplin dan selalu tepat waktu. Dia menyadari bahwa kacaunya penggunaan waktu, bukan saja dirinya yang akan menderita resiko, orang lainpun akan ikut menanggungnya.
  4. Orang modern bekerja menurut rencana (terprogram), baik rencana jangka pendek maupun jangka panjang. Setiap program kerja sudak difikirkan untung- ruginya dikemudian hari. Hidupnya telah terncana. Meskipun terkadang meleset dari tujuan atau keinginannya. Namun setiap kegiatan yang telah direncanakannya tetap lebih terarah.
  5. Setiap orang modern yang berkeyakinan akan kemampuannya (percaya diri), dengan belajar akan dapat meningkatkan kemampuannya dalam menguasai atau menyesuaikan diri dengan lingkungan. Dengan demikian terkandung makna bahwa kegagalan bukan suatu hal yang mengharuskan dia berputus asa.
  6. Manusia modern tidak percaya begitu saja pada pada keadaan. Berbagai keadaan dapat diperhitungkan secara tertib dan dikerjakan menurut rasio.
  7. Manusia modern sangat menjunjung tinggi harga diri  (fitrah manusia), sadar akan martabat manusia, mulai dari anak-anak sampai lanjut usia. Dalam hal ini tentu terkandung makna bahwa penjajahan dan ekploitasi tidak berkenaan di hati mereka.
  8. Manusia modern sangat berorientasi pada implementasi ilmu dan teknologi. Dalam hal ini lebih mengutamakan kemanfaatannya untuk kelangsungan hidup, bukan prestisenya.
  9. Orang modern lebih sadar dan percaya bahwa ganjaran yang diterima sesuai dengan apa yang telah diusahakannya. Dia tidak mau menerima apa-apa yang tidak ada hubungannya dengan usahanya. Dalam hal ini orang modern tidak akan memakai atribut yang bukan prestasinya. Setiap orang yang berprestasi layak menerima imbalan yang baik.

Demikian ciri-ciri pokok tentang manusia yang berpredikat modern. Dengan demikian kita dapat menakar bahawa Barat belum tentu modern dan Timur belum tentu tidak modern. Dan juga setiap yang baru belum tentu modern. Boleh jadi yang tradisional atau konservatif telah modern.

TIPS MENJADI REMAJA MODERN

Dibawah ini ada beberap tips bagaimana menjadi remaja modern namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai yang ada dimasyarakat.

  1. Mampu menyesuaikan diri dimanapun berada
  2. Selalu menjalankan kewajiban baik sebagai makhluk beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
  3. Terbuka terhadap semua hal yang baru namun tetap menyeleksi mana yang baik dan mana yang tidak menurut norma yang ada
  4. Belajar untuk berani mengemukakan pendapat dan menerima kritikan.
  5. Selalu berusaha untuk berfikir positif terhadap masa depan
  6. Menggunakan waktu untuk aktifitas yang positif
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s