Solusi Menyelesaikan Masalah


MASALAH PADA REMAJA

Masalah yang dialami remaja yang masih sekolah dibangku SMP/SMA bisanya muncul dalam bentuk perilaku sebagai berikut :

1. Masalah perilaku (Problem behaviour)

Perilaku remaju yang masih dalam kategori wajar jika perilaku tersebut tidak merugikan  diri sendiri maupun orang lain. Masalah perilaku remaja dapat menghambat dirinya sendiri dalam proses sosialisasi dengan remaja lain, dengan guru, dan dengan masyarakat. Sikap malu untuk mengikuti berbagai aktifitas yang diselenggrakan oleh sekolah misalnya, termasuk dalam kategori masalah perilaku remaja yang dapat menyebabkan seseorang kurang pengalaman dalam berorganisasi dan bersosialisasi. Masalah perilaku remaja lebih banyak merugikan sendiri dalam usahanya mempersiapkan diri menghadapi masa dewasa

2. Perilaku menyimpang

Perikau menyimpang pada remaja merupakan perilaku yang menyebabkan  seorang kelihatan gugup dan tidak terkontrol. Memang diakui bahwa tidak semua remaj mengalami masalah perilaku menyimpang ini

3. Perilaku penyesuaian diri yang salah

Perilaku tidak sesuai yang dilakukan remaja biasanya didorong keinginan untuk mencari jalan pintas dalam menyelesaikan sesuatu tanpa memperhitungkan secara cermat akibatnya. Perilaku menyontek, membolos, dan melanggar peraturan sekolah merupakan contoh perilaku penyesuain diri yang salah pada remaja.

4. Perilau tidak dapat membedakan benar salah

Sebagian remaja mempunyai kecenderungan tidak mampu membedakan mana benar dan salah. Wujud dari kecenderungan ini adalah munculnya cara berfikir dan perilaku yang menyimpang dari aturan yang ada

5. Perilaku hiperaktif karena kurangnya perhatian.

Yaitu anak yang mengalami defisiensi perhatian  dan tidak dapat menerima impuls-impuls sehingga gerakan-gerakannya tidak terkontrol dan menjadi hiperaktif.

STRES DAN DEPRESI PADA REMAJA

Stres menurut Ibu Dra. Wira Hanim, M. Psi, konsultan psikolog pendidikan dari universitas negeri jakarta adalah suatu perasaan yang sanagt mendalam yang menekan seseorang ketika ia memiki sesuatu yang belum tercapai, tapi ada hambatanya.

Stes pada anak remaja umumnya dipicu dari beberapa kejadian dibawah ini :

  1. Kehilangan atau orang yang disayangi
  2. Konflik keluarga seperti perceraian orang tua atau pertengkaran orang tua
  3. Suasana baru karena pindah rumah atau sekolah
  4. Kasus yang menimpa angota keluarga, seperti depresi atau ketergantungan obat
  5. Pengaruh teman/gank
  6. Kegagalan
  7. Tuntutan kesempurnaan dari lingkungan atau diri sendiri
  8. Dorongan rasa marah atau melawan
  9. Perubahan mood atau suasana hati tidak stabil
  10. Pencarian jati diri
  11. Keinginan untuk hidup berpisah dari orang tua dan menjado seseorang yang mereka inginkan

BAHAYA STRESS DAN DEPRESI

Satu hal yang penting dicermati adalah remaja punya kecenderungan utnuk merespon stress berdasarkan situasi dan kondisi mereka pada saat itu juga. Karena mereka masih minim pengalaman dalam meletakkan segala sesuatau secara perspektif maka merekapun jadi cenderung untuk melihat kehal-hal yang lebih sepele sifatnya. Jika kamu sedang stress sebaiknya jangan disimpan sendirian. Stress yang terus mnerus mendera dapat mengganggu kesehatan fisik. Sama halnya pada orang dewasa , stress dapat berakibat negatif pada tubuh remaja. Sejumah penyakitpun mengancam, speri diabetes ataukencing manis, tekanan darah tinggi juga penyakit jantung.

LANGKAH-LANGKAH UNTUK MENGATASI MASALAH

Ada beberapa pendapat umum untuk mengatasi suatu masalah yang disarankan oleh para ahli kepribadian yang bernam Heuken (1984), antara lain adalah :

  1. Memohon pertolongan dari tuhan
  2. Bersikap tenang dan obyektif
  3. Mempertimbangkan untung ruginya
  4. Berpegang teguh pada keyakinan pokok
  5. Bersikap kreatif dan luwes
  6. Bersikap optimis
  7. Langsung menghadi persoalan
  8. Mencari nasihat yang bijaksana
  9. Mengintegrasikan petunjuk-petunjuk
  10. Mengambil keputusan

Secara teori mengatasi masalah itu tampak mudah, Namun pada kenyataanya tidaklah demikian. Mencoba terus mencari jalan keluar adalah tindakan yang tepat. Pencarian dan pemecahan masalah ini harusnya mencerminkan keseimbangan antara ide, pikiran, suara hati nurani, dan nilai-nilai kepribadian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s