Penyesuain Sosial


Musthafa Fahmy (1982: 23) mengemukakan “penyesuaian sosial terjadi dalam lingkup hubungan sosial tempat individu hidup dan berinteraksi dengannya”.

Lebih lanjut Musthafa Fahmy (1982) mengemukakan bahwa pencapaian penyesuaian sosial individu akan dapat tercapai apabila individu mematuhi batas-batas berikut ini:

Mematuhi akhlak masyarakat

Proses penyesuaian bagi individu harus mencakup kepatuhan melaksanakan akhlak yang tumbuh dari warisan rohani, agama, dan sejarah yang terdapat dalam masyarakat. Dalam masyarakat sebenarnya terdapat perintah-perintah dan larangan-larangan serta hal-hal yang dipandangnya sebagai pantangan dan larangan, serta dorongan-dorongan dan pola tingkah laku yang bermacam-macam.

Mematuhi kaidah-kaidah pengontrol sosial

Sikap masyarakat mempunyai jumlah ketentuan dan peraturan yang mengatur hubungan individu dengan kelompok. Dalam proses penyesuaian sosial, individu berkenaan dengan kaidah-kaidah dan peraturan-peraturan tersebut lalu mematuhinya sehingga menjadi bagian dari pembentukan jiwa sosial pada dirinya dan menjadi pola tingkah lakunya dalam kelompok.

Sedangkan Hurlock (1999: 257) mengemukakan bahwa “istilah ‘penyesuaian’ mengacu pada jauhnya kepribadian seorang individu berfungsi secara efisien dalam masyarakat”. seseorang yang berpenyesuaian baik, selain membuat penyesuaian pribadi yang baik juga mempunyai hubungan harmonis dengan orang di sekeliling mereka.

Ciri-ciri penyesuaian diri yang baik

 Adapun ciri-ciri orang yang berpenyesuaian baik adalah sebagai berikut:

  1. Mampu bersedia menerima tanggung jawab yang sesuai dengan usia.
  2. Berpartisipasi dengan gembira dalam kegiatan yang sesuai untuk tiap tingkat usia dan kemampuan yang dimilikinya, misal kegiatan olah raga, pramuka, PMR dan lain-lain.
  3. Bersedia menerima tanggung jawab yang berhubungan dengan peran mereka dalam hidup, mengadakan komunikasi dengan lingkungan.
  4. Segera menangani masalah yang menuntut penyelesaian masalah, misalnya konflik dalam pribadi.
  5. Senang memecahkan dan mengatasi berbagai hambatan yang mengancam kebahagiaan. Misalnya mengadakan pergaulan dengan mengikuti kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler.
  6. Mengambil keputusan dengan senang tanpa konflik dan tanpa banyak menerima nasehat. Artinya segala sesuatu yang diputuskan itu benr tanpa mendapat bantuan dari orang lain.
  7. Belajar dari kegagalan dan tidak mencari-cari alasan untuk menjelaskan kegagalan. Anak mampu menilai dari kegagalan untuk dijadikan dasar mengadakan perubahan dalam tindakan berikutnya.
  8. Dapat mengatakan “tidak” dalam situasi yang membahayakan kepentingan sendiri. Hal ini biasanya diucapkan atau dilakukan anak dalam kelompok mereka.
  9. Dapat mengatakan “ya” dalam situasi yang pada akhirnya akan menguntungkan. Pernyataan ini juga dapat dilakukan oleh anak-anak dalam kelompok tertentu.
  10. Dapat menunjukkan kasih sayang secara langsung dengan cara dan takaran yang sesuai dengan kondisi lingkungan.
  11. Dapat menahan sakit dan frustasi, emosional bila perlu. Pernyatan-pernyatan ini biasanya dilakukan oleh anak dalam pembelaan terhadap kelompoknya maupun pembelaan terhadap pribadi.
  12. Dapat berkompromi bila menghadapi kesulitan. Hal ini menunjukkan anak ada kemampuan untuk menyesuaian diri dalam lingkungannya.
  13. Dapat memusatkan energi pada tujuan yang penting artinya anak lebih melakukan kegiatan-kegiatan yang positif.
  14. Menerima kenyataan bahwa hidup adalah perjuangan yang tak kunjung berakhir. Ini menuntut anak untuk selalu mengadakan penyesuaian diri sesuai dengan perkembangan dan kemajuan jaman (Hurlock, 1999)

Daftar Pustaka

Fahmy, Musthafa. 1982. Penyesuian Diri. Jakarta: Bulan Bintang

Hurlock, Elizabeth B. 1999. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s