Unsur dan Prinsip Kepercayaan


Unsur-Unsur Kepercayaan

Menurut Johnson (dalam Supratiknya, 1995: 26) kepercayaan mutlak diperlukan agar suatu relasi tumbub berkembang. Kepercayaan meliputi unsur-unsur sebagai berikut:

1)      Kita berada di mana pada situasi pilihan untuk mempercayai orang lain dapat eminmbulkan akibat-akibat yang menguntungkan maupun merugikan bagi aneka kebutuhan dan tujuan atau kepentingan kita. Jadi, mempercayai mengandung resiko.

2)      Akibat-akibat yang menguntungkan atau merugikan tersebut tergantung pada perilaku orang lain.

3)      Penderitaan karena akibat yang merugikan akan lebih besar dibandingkan manfaat karena akibat yang menguntungkan.

4)      Kita punya cukup keyakinan bahwa orang lain akan bertingkah laku sedemikian rupa sehingga yang timbul adalah akibat-akibat yang merugikan.

Prinsip-prinsip Dasar Kepercayaan

Menurut Stephen & Timothy (2008: 102-103) ada beberapa prinsip untuk memahami terbangunnya kepercayaan dan ketidakpercayaan secara lebih baik. Beberapa prinsip tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1)      Ketidakpercayaan mengalahkan kepercayaan.

2)      Kepercayaan mewariskan kepercayaan

3)      Pertumbuhan sering kali menyembunyikan rasa tidak percaya

4)      Penurunan atau perampingan merupakan ujuan tertinggi bagi tingkat kepercayaan

5)      Kepercayaan meningkatkan kekompakan

6)      Kelompok yang tidak memiliki rasa percaya merusak dirinya sendiri

7)      Keidakpercayaan umunya menurunkan produktifitas.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s