Identifikasi dan Model Intervensi Gangguan Kesulitan Belajar


Abdurrahman, M (1999) menyebutkan model pendidikan terintegrasi sebagai penanggulangan kesulitan belajar. Dasar model ini adalah hasil penelitian yang menunjukkan bahwa dua belahan otak memiliki fungsi yang berbeda. Belahan otak kiri memiliki fungsi berpikir linier, sekuensial, rasional analitik, membaca, bahasa, komputasi matemática dan penemuan; sedangkan belahan otak kanan mengemban fungsi keruangan, holistik, kreasi seni, konsep matematis, sintetik, intuitif dan logika (Clark, 1983). Hasil penelitian ilmiah ini mengimplikasikan perlunya pendidikan yang mengintegrasikan berbagai fungsi kedua belahan otak itu.

Hallahan, dkk (1985 dalam Abdurrahman, M, 1999) mengemukakan strategi pengembangan ketrampilan metakognitif yang terdiri dari lima tahap, yaitu menjelaskan tujuan membaca, memusatkan perhatian-perhatian penting pada bacaan, memantau taraf pemahamannya sendiri, membaca ulang dan membaca cepat lebih dahulu, menggunakan kamus atau ensiklopedi.

Lerner (2003) menggunakan model program intervensi dini untuk menaggulangi gangguan kesulitan belajar, yaitu (1) Program Pengayaan (2) Program Pengajaran Langsung (3) Program yang menekankan pada kognitif (4) Program Kombinasi. Program pengayaan bertolak dari pandangan bahwa anak sebagai satu keseluruhan yang utuh dan karena itu pengembangannya harus menyangkut seluruh aspek fisik, emosi, bahasa, sosial dan

Kognitif.

Abdurrahman, M (1999) juga menyatakan bahwa intervensi kesulitan belajar harus menggunakan prinsip Program Pendidikan Individual (Individual Education Program/IEP). Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa tiap anak berkesulitan belajar memiliki statu program yang diindividualkan untuk mempertemukan

kebutuhan-kebutuhan khas yang dimiliki mereka.

Sumber:

Nur Ainy Fardana Nawangsari dan Veronika Suprapti Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Identifikasi dan Model Intervensi Gangguan Kesulitan Belajar  pada Siswa Sekolah Dasar di Surabaya

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s